Wednesday, October 13, 2010

MAHU ATAU TIADAK KESEDIHAN PASTI AKAN MENIMPA....

“DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG”

Samaada sedar atau tidak...ketika datangnya bencana kita alpa...sedang eluk melayan kerenah dunia kita tak pernah terfikir akan masalah orang lain .....masakan pokok akan bergoyang kalu tiada angin...tulah yang terjadi kepada diri aku...

“Di saat aku kesepian...disaat aku tiada sesiapa yang datang membatu..disaat aku kesepian...disaat aku memerlukan kasih sayang...disaat aku perlukan pelukan...disaat aku perlukan ciuman...desaat aku ingin megembara bersama sidia..disaat aku kebingungan...aku sering kali memerlukan semua ini kerana ini merupakan satu keperluan bagi setiap manusia ...manusia yang hidup tanpanya anda pasti kurang nikmat hidup didunia...”

Sedih hati ini saat ditinggalkan dalam keadaan serba kekurangan ..di saat ini aku haus menempuh pelbagai cubaan untuk membangunkan diri aku sendiri...aku perlu tabah...aku tiada sesiapa kecuali keluarga ...aku bergantung hidup hanya pada keluarga yang serba kekurangan..keluarga yang tak perlukan bantuan orang lain untuk menyara hidup diri sendiri dan anak-anaknya...keluarga yang lebih rela mencari nafkah sendiri dari mengharpkan bantuan orang lain...

setiap hari ratapan demi rintihan terpaksa aku lewati...perjalanan bermula dari seawal 3.00 pagi melakukan solat sunnat taubat,
Terus solat tahajut, solat hajat di ikuti zikr ...aku akan bermunat sehingga waktu subuh jika aku mampu bertahan...mengikut kemampuan tubuh aku yang sering kali meghidapi seragan sakit yag melampau...aku pasrah...aku x mampu melakukan apa-apa...aku ikut dangan solat subuh ...jam 6.00 pagi aku akan bergerak ke sekolah berjalan kaki sambil di temani adik dan kakak aku yang seiring ingin ke sekolah bersama aku setiap hari...aku habiskan masa aku di sekolah kehidupan di sekolah menenagkan..aku suke sekolah...saat ini aku pelukan rakan untuk bercerita..tapi apa yang aku dapat jika megisahan perkara ini kepada mereka...aku dapat apa???

NOTHING did I get...aku akan dapat cemuhan, kutukan, cacian dari rakan.. aku tahu aku siapa,.keadan aku yag serba kekurangan menyebabkan aku sering di tindas. aku hanya meghabiskan masa bersama guru di sekolah. makcik yang sering menjaga aku di sekolah dia hanya seorang penyapu sampah tetapi hatinya mulia. hatinya ibarat pelita yang mampu meneraingi kegelapan malam dan megatasi kecerahan siang. walaupun hanya penyapu sampah tapi dia menjaga aku macam anaknya sendiri jika aku keseoragan aku mencari dia. dia menceritakan seribu satu kisah pengalaman hidup . seungguh indah dunia. dia banyak merantau mencari pekerjan sememagnya dia megetahui hal ehwal dunia lebih daripada aku yang baru bangkit dari tidur yang panjag saat ini aku hanya mampu meghadap suratkhabar yang diberi percuma di dalam kelas aku sahaja.itu pun seminggu hanya  sekali. aku ingin melihat dunia luar. itu azam aku.


Saat pulang dari sekolah aku menapak seorag diri. aku terasa dada ku sempit. aku sukar bernafas. aku megeluh dan berhenti menapak. aku merasaakn saat ini dadaku berdetik pelahn.sangat pelahan dan terus pelahan. penafasan aku tidak teratur pandangan aku bertindih-tindih dan mula kabur sedikit demi sedikit. aku melihat sesuatu dihadapn aku tapi aku tidak pasti . CAHAYA...ya satu cahaya...berupa lembaga...mmm lembaga..dia.menarik aku. tarikannye sungguh kuat. aku meronta...wajah lembaga itu manis berseri-serri. aku terpukau dengan wajahnya yang bercahaya mneyebabkan aku terus mengikutnya...aku melihat jasadku...jasad...aku mula menangis...aku menagis...aku melihat diriku kaku.tak bermaya..x bergerak...aku melihat jasatku terbaring sepi..tiada sesiapa perduli , tiada sesiapa disekeliling rentapan tadi mendatagkan kesan kepada aku...aku berasa seluruh tubuhku sekarag terapung...terpung tanpa tali...aku melayang kesana kemari air mata aku terus membasahi pipi...terus berjurai dan setiap cucuran membawa semerbak haruman ..setiap titisan megubah setiap pokok berbunga...dan berbuah...aku megatakan apa bala yang menipa aku ini ya Allah...

aku melayag ke rumah...melihat ayah aku...melihatadik adik aku...aku mula mengis...aku mengis melihat jasatku diusung ke rumah...jasat yag kaku tanpa nyawa dibawa dengan pantsa ke hospital...aku masih melihat mereka tetapi saat aku ingin memanggil mereka suara ku umpama tersekat dan tidak mapu untuk dikeluarkan dan merka umpama tidak melihat diriku yang sebenar.

dokta megesahkan aku sudah tiada...aku menagis dan terus menagis...ya Allah kau cabut nyawa aku ya Allah apa ini dugaan yang telah kau beri kepada ku disaat usia ku masih memerlukan kasih sayang mereka.kenapa!!!!.kenapa sekarang...aku belum cukup amal untuk meghadapMu ya Allah amal aku di dunia belum sekali cukup....belum tercapai cita aku melihatkan kemewahan kepada keluarga aku...aku hanpa ...aku meraung sekuat hatiiii.......arrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...

aku menangis dan terus menangis ...aku menangis dan terus menangis melihat ayahku hanya terdiam seribu bahasa. adik-adik aku menangis sedih melihat jasadku...aku hanya mampu memerhati pergerkan mereka....jasad aku dihantar ke rumah. aku ,yaasin dibacakan alunan yassin berkumandang di setiap pelusuk rumah aku. setiap alunan membuatkan aku berasa aku akan di bawa pergi....aku diangkat dibawa ke tempat pemandian aku melihat tubuhku di jirus air badanku di tekan megeluarkan isi perutku megeluarkan segala yang ada dalam perutku. aku diambilkan wuduk...aku di bawa ketempat kain kafan yang telah  disediakan..kain kanfan yang akan membaluti tubuhku...jangan...jangan kau balut tubuhku...jangan sekali...aku menjeritttt dan terus menjerit

aku tak mampu melakukan apa-apa....balutan demi balutan aku dikapankan wagian kapur barus dan minyak wangi terus menerus menyelubungi rumah aku .kening aku di celak seorang demi seorag keluarga aku mencium aku buat kali terakhir.aku melihat setiap kejadian dengan tagisan dan jeritan. .aku melihat semua....aku melihat perilaku ibuku....ibu...ibu...ibu...aku menyusuli muuuuu...aku menyusuimu ibu ....aku akan bersamu rohmu disana. aku akan mnyusuli mu ibu...aku melihat lelehan air mata ibuku...aku melihat...ratapan ibuku yang telah meniggal dunia dan sekarag aku menyusulinya....ayah...aku menyusuli ibu...janganlah bersedih....aku pasti akan menjenguk kalian...aku terus dibalut dan dimasukan didalam keranda...terus diusung...diusung...dan diusung....aku, aku aku tak tahu apa yang nak aku  lakukan....


ya ALLAH AKU AKU AKU...AKU DIBAWA KE KUBUR......KUBURRRR...aku akan bersemayam...aku akan meningalkan semua...semua yang ada....kawan ...kawan...aku pergi...aku pergi...rakan...rakan...aku pergi....sahabat...sahabat...aku meghilag dan pergi....ratapan...ratapan aku lihat....kawan ingatlah janji kita...terus berusaha....terus ke menara gading terus...terus....jangan menyesal...aku x berguna sahabat...x de makna bagi mu...sahabat...jangan ratapi kematian aku...kematian aku sudah pasti...kalian akan merasainya juga...kalian akan merasai kesakitan...kesejukan...kesediha...dan kesensaraan seperti apa yang telah aku hadapi sekarag....jasatku dimasukan kedalam liang...tanah aku dibaringkan...aku dibaringkan...aku dibaringkan bersama tanah....kain kapanku dilonggarkan...aku mula merasa rohku ditarai...aku tersa rohku di tarik...kemana aku akan pergi??????? Kemana...aku pengsan..


aku lihat gelap...gelap...semua gelap...aku meghidu bau tanah.....aku meghidu bau  tanah....aku melihat papan menutupi aku....aku menjerit...aku terus menjerit...aku takut...aku takut...arrrrrrrrrrrrrrrr...aku mendengar papan diatasku bergetar...seperti ada sesuatu yag menghentam....menghentak papan ...papan dibuka....aku melahat silawan mentari......mentari yag menyinar...aku dinaikan keatas...ke permukaan...ayah dan adikku memeluk aku...AKU bersyukur...terima kasih ya ALLAH aku bersyukur......aku masih di beri nyawa...aku ingin berkisah....disini aku berkisah tentang diriku seorang hamba...seorang hamba yang diberinya...insya-allah aku akan berkisah lagi...


INSYA-ALLAH...MATI ITU PASTI HIDUP ITU INSYA-ALLAH...

No comments:

DuNiA IkLaN